TIPE-TIPE BELAJAR

Lukas 5:1-11


Ketika Tuhan Yesus meminjam perahu Simon untuk mengajar orang banyak, Simon tampaknya tidak terlalu terkesan. Namun, setelah mengajar, Tuhan Yesus menunjukkan kepadanya lokasi yang penuh ikan. Barangkali Simon berpikir, “Soal laut dan ikan, aku yang lebih paham!” Namun, Simon memilih untuk mendengarkan Tuhan Yesus. Setelah mendapatkan banyak ikan, pandangan Simon Petrus serta anak-anak Zebedeus—Yakobus dan Yohanes— berubah total.

Menurut para pakar, terdapat berbagai tipe orang dalam belajar. Tipe visual lebih mudah belajar melalui gambar, grafik, atau diagram. Tipe auditori lebih mudah belajar dengan mendengarkan. Tipe kinestetik lebih mudah belajar melalui eksperimen atau aktivitas fisik. Tipe verbal lebih mudah belajar melalui membaca, menulis, dan berbicara. Tipe logis lebih mudah belajar dengan menggunakan logika dan penalaran. Tipe sosial lebih mudah belajar melalui interaksi dengan orang lain. Sementara itu, tipe soliter lebih mudah belajar sendiri dalam suasana yang tenang.

Walaupun konsep ini belum dirumuskan pada zaman dahulu, tampaknya Tuhan Yesus sudah memahaminya. Ada orang yang bisa diajar dengan berkumpul dan mendengarkan, dan ada pula yang bisa diajar dengan menunjukkan di mana tempat yang banyak ikannya. Kepada orang dengan tipe belajar yang manakah kita akan bercerita tentang Tuhan Yesus hari ini? (Wasiat)

REFLEKSI: Ada banyak tipe belajar, berarti ada banyak cara untuk menceritakan Tuhan Yesus.

Share this Post